Buat Intel :

Urutannya gini,

Brand : Nama di depan merupakan merek dari prosesor tersebut, misalnya Intel Core, Intel Atom, Intel Pentium, Intel Celeron, dan lain-lain.

Brand Modifier : Nomor dengan angka ini dimaksudkan untuk model dari brand tersebut. Misalnya dari Intel Core ada i3, i5, i7, dan i9. Semakin besar nomornya, maka biasanya memberikan performa yang lebih pula, misalnya di jumlah coretotal thread, atau fitur-fitur tambahan lain.

Generation Indicator : Maksudnya indikasi generasi. Jadi, tiap beberapa tahun pasti prosesor akan di-upgrade dengan pelabelan genarasi, Misalnya kalo sekarang Gen 10, Gen 11, dan Gen 12 yang masih beredar di pasaran. Itu biasanya berada di setelah Brand Modifier. Semakin besar nomornya, berarti generasinya makin baru yang berarti produknya masih baru-baru banget.

SKU Numeric Digit : Nomor SKU biasanya untuk memberikan perbedaan terhadap tiap produk yang dibuat. Biasanya semakin besar nomornya, maka makin banyak fitur tambahan yang diberikan, tetapi tidak akan berpengaruh pada performa dari produknya. Bukan rekomendasi untuk membandingkan produk yang berbeda generasi, tapi bisa digunakan untuk membandingkan fitur dari produk yang sama dari generasi yang sama.

Product Line Suffix : Suffix di akhir ini memberikan indikasi terhadap prosesor produknya. Misalnya di Intel Core, ada U series dengan fokus power-efficient, H series untuk high performance, dan sejenisnya.

Buat AMD kayak gini.

Tinggal ikutin aja yang di atas. Semoga menjawab 🙂

Sumber :
AMD Ryzen Processor
Intel Processor Names

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *