Mengapa banyak pengguna LINE yang meninggal secara perlahan dan beralih ke Whatsapp? yuk simak selengkapnya

Saya ingin menjawab dari sudah pandang saya, saya secara pribadi lebih suka memakai Whatsapp dibandingkan LINE.

  • 1. LINE kebanyakan digunakan oleh para kawula muda ata maksimal sampai lulus kuliah.

Kebetulan saya punya kenalan sebelumnya dia aktif sekali menggunakan LINE, setelah lulus kuliah dia bahkan men-delete LINE nya dan hanya menggunakan Whatsapp.

Biasanya orang-orang yang sudah memasuki dunia kerja lebih suka menggunakan Whatsapp terutama para pengusaha, biasanya nampak lebih profesional dan formal. (cmiiw )

Kalau dimasa pandemi, grup-grup sekola kebanyakan buat di whatsapp. Jadi mau gak mau anak-anak juga pakai Whatsapp bukan LINE, ( adek saya juga hapus LINE-nya karena aplikasi LINE itu berat banget memorina + dia juga udah gak pake lagi ).

  • 2. Fitur sticker lucu andalan LINE saat ini juga tersedia di aplikasi Whatsapp dan bahkan GRATIS.

Di LINE biasna sticker yang bagus atau lucu pasti berbayar, minimal 10 koin atau setara dengan + – 3 Ribu s.d 100 koin atau setara dengan + – 35 ribu, sedangkan saat ini di Whatsapp kita bisa mendapatkan sticker secara GRATIS, bahkan bisa membuat sticker sendiri.

100 koin setara dengan + – 35 ribu
GRATIS

  • 3. Aplikasi LINE memorinya berat bangetttttt

Ini foto perbandingan total penyimpanan LINE VS WA di hp saya sekarang ( padahal saya pernah reset ulang LINE-nya tapi total penyimpanannya melebihi Whatsapp yang sudah saya pakai kurang lebih 10 tahun )

LINE
Whatsapp
  • 4. Pengalaman saya, LINE gak punya fitur backup jadi chat dan file bakalan hilang semua kalau ganti HP, sedangkan kalau Whatsapp ada futur backup nya.

Waktu saya masih aktif menggunakan LINE saya pernah uninstall-LINE dan baru install lagi setelah 1 bulan di HP yang sama, tapi data chatnya hilang semua.

Sedangkan Whatsapp ketika saya ganti HP baru ( bisa klik tombol cadangkan otomatis semua chat dan data file akan nampak di HP baru.

  • 5. Dulu OA Line terkenal banget, sekarang mah udah kurang zaman ( pada lari ke IG , Tiktok dll ).

Masih inget dulu suka banget nyariin oA yang komentarnya bagus-bagus kaya prestigeholics. Tapi lama kelamaan OA yang udah hilang atau gak Update lagi, jadinya kek sampah chat gitu ( kebetulan karan sering ganti-ganti HP jadi kebih memilih gak add OA lagi biar chatnya gak numpuk and gak berat )

  • 6. Di Whatsapp ada fitur update Story ( Mirip IG )

Di Whatsapp udah lama ada fitur ini, di LINE sekarang juga ada, Tapi saya pribadi lebih prefer ke WA.

  • 7. Kadang kalau yang ngechat lewat LINE itu gak jelas siapa orang nya, kalu di Whatsapp ada tertera langsung nomor HP-nya jadi berasa lebih trusted.
  • 8. -Dan Sebagainya

++ Alasan terbesar make Whatsapp : Karena grup keluarga inti , keluarga besar, grup kerjaan dan grup-grup lainnya yang penting ada di Whatsapp semua, memory lebih ringan, gda spam notif dari akun-akun OA, gak banyak iklan, and user interfacenya lebih simpel.

Sekian gaessss penjelasan banyak pengguna LINE yang secara perlahan meninggalkan LINE dan Beralih ke Whatsapp

Trimakasih sudah membaca 🙂

Baca Blog Lainnya

2 Replies to “Mengapa LINE ditinggalkan dan banyak yang beralih ke Whatsapp”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *