Apakah di masa depan WordPress dapat menggantikan fungsi front-end?



Satu nasihat dari dosen saya yang sampai detik ini masih saya pegang teguh, yakni:

“Jangan pernah fanatik pada bahasa pemrograman”

Hal ini berlaku juga pada CMS macam WordPress, Joomla, Drupal, dan sebagainya.

Sistem-sistem mereka memang praktis dan mudah dikembangkan karena menggunakan PHP, dukungan komunitas yang banyak, dan bahkan perusahaan dibaliknya, Automattic, salah satu perusahaan teknologi besar yang bahkan sudah membeli platform blogging saingannya dulu, yaitu Tumblr.

Saya termasuk fanatik CMS macam WordPress dan Joomla karena untuk kebutuhan skala kecil dan menengah fitur-fiturnya masih nendang. Tapi saya sadar diri suatu saat nanti WordPress bisa saja meredup pamornya. Dan bukan hal yang mustahil ada pesaingnya yang lebih canggih.

Saya tidak menampik ada plugin ERP yang sudah eksis untuk WordPress akan tetapi plugin tersebut ada batasnya dan tidak dapat disesuaikan dengan kebutuhan semua perusahaan di dunia.


Front end dari sebuah aplikasi seharusnya tidak diatur oleh template sebuah sistem. Melainkan harus fleksibel sesuai dengan kebutuhan bisnis dan informasi yang ingin ditampilkan.

Di masa depan, saya tidak kaget kalau WordPress masih hanya akan tetap menjadi platform blogging atau CMS yang fleksibel.

Tapi untuk menjadi sebuah sistem all-in-one untuk semua aplikasi‚Ķ nope!

Baca Juga : Mana Lebih Penting Belajar Bahas Program Atau Konsep


Tren pemrograman saat ini hingga ke depannya adalah low-code environment dan visual code application.

Bahasa gampangnya, semua orang di masa depan nanti bisa merancang sendiri aplikasi yang mereka butuhkan hanya bermodalkan sangat sedikit ilmu pemrograman atau bahkan hanya visualisasi drag and drop saja.

Contoh kecilnya dapat kita lihat pada layanan ERP Zoho Creator.

Zoho Creator ini adalah layanan low-code programming seperti yang saya sebutkan diatas.

Semua orang bisa membuat aplikasi yang terotomatisasi dan terintegrasi dengan banyak layanan lain di muka Bumi ini dengan menggunakan REST API.

Tidak sulit.

   Selamat membaca Salam “RSN”

2 Replies to “Apakah di masa depan WordPress dapat menggantikan fungsi front-end?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *