Mengapa Quora tidak populer di kalangan orang-orang Indonesia?

Karena tidak menarik.

Saya selalu tidak setuju dengan orang yang mengatakan bahwa penyebab dari bla-bla-bla adalah karena minat baca masyarakat Indonesia yang rendah.

Omong kosong.

Coba saja perhatikan data website yang paling banyak dikunjungi di Indonesia.

(Data oleh SimilarWeb[1])

Baca Juga : Mengapa banyak sekali yang memburu google adsense


Perhatikan…

Situs berita ada di jajaran atas. Situs berita itu isinya apa sih?

  • Orang-orang posting foto jalan-jalan?
  • Instastory pacar dan mantan?
  • Resepsi nikahan teman?

Tidak, kan?

Situs berita itu isinya tulisan. Dan tulisan itu dikonsumsi dengan dibaca.

Artinya….

Orang Indonesia mau membaca kok, kalau yang dibaca menarik. Menarik dalam artian membuat dia ingin membacaya—bagaimana pun caranya:

  • Relevan
  • Membuat penasaran
  • Disampaikan dengan jelas
  • Story telling-nya bagus
  • dan lain-lain

Lha kalau tulisannya tidak menarik, membosankan, njlimet, tidak jelas, ya siapa juga yang mau baca?

Coba deh saya tanya.

Kenapa hoaks banyak bertebaran di Indonesia?

Banyak yang bilang sih karena minat baca orang Indonesia rendah.

Tapi saya tidak sepenuhnya setuju.

Hoaks banyak bertebaran di Indonesia karena, somehow, si pembuat hoaks ini bisa mengemas hoaksnya dengan begitu apik. Story-telling nya bagus, membuat penasaran orang, relevan dengan yang sedang ramai saat ini.

Sementara itu… konten-konten “positif” dikemas dengan begitu monoton dan membosankan. Maka ia akan jelas kalah sebar dibanding konten hoaks.

Oke, kembali lagi ke pertanyaawan awal Mengapa Quora tidak populer di kalangan orang-orang Indonesia?, maka jawaban saya adalah karena Quora (masih) tidak menarik.

Baca Juga : Perbedaan Quora dan Tiktok


Banyak tulisan di Quora yang belum memenuhi parameter yang membuat orang tertarik membaca (tentu saja, termasuk tulisan saya sendiri).

Tapi seiring berjalannya waktu, saya yakin Quora akan bisa naik dengan meningkatnya tulisan-tulisan bagus di Quora, yang menjadi menarik untuk dibaca dengan caranya sendiri.

(Apalagi kalau ada program mitra Quora yang ditujukan untuk para penulis, pasti makin banyak nanti tulisan bagusnya. Kalau ada, nanti saya mau ikut dong, hehehe)

Catatan Kaki

2 Replies to “Mengapa Quora tidak populer di kalangan orang-orang Indonesia?”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *