Jawaban: tidak kemana-mana, tetap di ROM.

Gambar[1] Wall-E mengolah sampah (hiasan doang).

Penjelasan singkat:

Saya pakai istilah komputer, karena ponsel juga termasuk komputer.

Gambar yang di ponsel tersimpan di ROM. Jika gambar yang tersimpan itu kita buka pakai aplikasi paint.exe, maka komputer akan meng-copy gambar itu dari ROM ke RAM, dan mengirim instruksi ke monitor untuk menampilkan gambar tersebut. Secara sederhana begitu, tapi sebenarnya lebih panjang prosesnya.

  1. Data (file apapun: *.jpg, *.doc, *.mp4, dll.) yang tersimpan di komputer pada dasarnya berbentuk biner.
    biner hanya memiliki 
    dua simbol:
    -high dan low,
    1 dan 0
    -5 volt dan 0 volt, dll.
    contoh penggunaan biner: 110 0001 adalah huruf ‘a’.
  2. Secara sederhana operasi di komputer cuma ada dua macam: read dan write. yang dibaca dan ditulis adalah biner.
  3. Alamat ROM.
    Bayangkan ROM adalah apartemen yang memiliki 10 lantai, tiap lantai memiliki 10 kamar. contoh: kamar saya di lantai 8, kamar no. 7 pada apartemen tersebut.
    Alamat ROM biasanya ditulis dalam bentuk heksadesimal, heksadesimal juga bisa dikonversi ke biner.
  4. Indeks Memori. Bayangkan apartemen tersebut memiliki buku daftar alamat penghuni, yang berisi daftar nama penghuni beserta lantai dan nomor kamar. Jika teman saya hendak mengunjui saya, maka akan saya beri alamat: lantai 8 kamar 7.

Jika gambar dihapus dari komputer, maka komputer akan melakukan operasi write pada pada indeks memori dengan sederet bit 0 pada alamat ROM gambar tersebut, atau secara sederhana komputer hanya menghapus isi buku indeks memori yang mengandung alamat gambar yang dimaksud. Yang nantinya komputer tidak bisa mengakses gambar itu lagi.

Contoh:

memori indeks

  1. A12FF
  2. C379E
  3. DD117

ROM

A12FF → gambar1.jpg

C379E →dokumen1.doc

DD117 →video1.mp4

Lalu gambar1.jpg dihapus, menjadi:

memori indeks

  1. C379E
  2. DD117

ROM

A12FF → gambar1.jpg

C379E →dokumen1.doc

DD117 →video1.mp4

gambar1.jpg tetap berada di ROM, sampai alamat A12FF digunakan kembali oleh komputer.

Ketika alamat A12FF digunakan kembali, untuk menyimpan file dokumen2.doc:

memori indeks

  1. C379E
  2. DD117
  3. A12FF

ROM

A12FF → dokumen2.doc

C379E →dokumen1.doc

DD117 →video1.mp4

Maaf jadi terlalu teknis penjelasannya, saya sudah berusaha menyederhanakannya.

EDIT:

Terima kasih atas pertanyaannya dari Rini Widhia

Bagaimana jika ingin benar-benar menghapus seluruh foto dan data yg tersimpan agar tidak disalahgunakan orang lain? Saya ingin menjual ponsel bekas saya tapi khawatir dengan keamanan data karena sering memfoto file-file penting dan identitas.

Mari kita mulai dari membaca artikel menarik yang dirilis perusahaan antivirus Avast:
AVAST Demonstrates Risk of Selling Used Smartphones – Recovers 40,000 Personal Photos and Emails from Phones Bought Online
AVAST Menunjukkan Risiko Menjual Ponsel Cerdas Bekas – Memulihkan 40.000 Foto dan Email Pribadi dari Ponsel yang Dibeli Secara Online.

Dari judulnya saja sudah bikin ngeri.

Yang sebaiknya dilakukan:

Perangkat periperals, yang “mungkin” masih menyimpan data di ponsel:

  1. Kartu sim, biasanya menyimpan nomor-nomor kontak, sms, riwayat panggilan.
  2. Memori eksternal / SD card, biasanya file-file besar.
  3. Memori internal, biasanya file-file besar dan aplikasi.

Untuk no. 1 dan no. 2, cara paling mudah tinggal dilepas saja (atau sekalian dimusnahkan secara fisik), karena harga relatif murah.

no. 3, agak panjang.

    1. Encrypting, fitur ini biasanya disediakan di ponsel, cari di bagian settings/pengaturan, biasanya meminta pascode sebagai kunci enkripsi. Setelah fitur ini aktif, ponsel akan lebih lambat.
      Fitur ini biasanya mengacak data di memori internal, kalaupun nanti datanya berhasil di-
      recovery oleh pembeli ponsel, data tersebut sudah tidak lagi berbentuk, untuk menyatukan data yang terpotong-potong ini perlu pascode kunci enkripsi.
    2. Wipe/factory reset, fitur ini juga disediakan di ponsel, terletak di settings juga, berguna untuk menghapus data personal dan file-filetergantung pilihan.
    3. Masukkan data dummy, siapkan beberapa file random, bisa bikin sendiri atau download file dari google. masukkan data dummy tersebut hingga memori penuh, kalau bisa 100%. Ini dilevel komputer disebut write ROM, seperti penjelasan diawal tadi, untuk memastikan ROM berisi data dummy, tidak menyisakan ruang untuk data pribadi secuil pun.
    4. Lakukan wipe/factory reset untuk kedua kalinya.
    5. Setelah selesai matikan fitur encrypting di poin a. jika masih menyala.

Jika pembeli ponsel melakukan recovery, maka akan menemukan data-data dummy.

Terima kasih sudah membaca.

Catatan Kaki

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *