Ketika kita masih kecil, kita bermimpi kalau sudah besar nanti kita mau jadi Dokter, Astronot, Pilot, Artis atau macam2 lainnya. Tapi seiring berjalannya waktu, ternyata realita tidak semudah itu. Akhirnya kita mulai mengatur ulang mimpi kita menjadi lebih realistis.


Ketika saya kecil, mimpi saya pada saat itu hanya ingin bermain saja ketika dewasa, karena memang saya hobi sekali main game online pada saat itu. Nilai sekolah juga tidak bagus, dan ya sudah jelas pasti sering dimarahin orang tua pastinya. Pada saat saya memasuki kelas 3 SMP, keluarga kita mulai mengalami kesulitan keuangan, saya sadar pada saat itu hutang keluarga saya cukup banyak, sementara uang yang kita miliki tidak akan cukup utk membayar hutang itu. Dititik itu lah saya menyadari bahwa saya harus berubah, walaupun pada saat itu berat juga. Disaat rekan2 saya yang lain bisa bermain, saya harus membantu orang tua jaga toko ketika pulang sekolah agar ketika hal buruk terjadi, at least saya masih punya skill untuk jaga toko. Saya teringat pada saat itu ketika kondisi sedang sulit sekali, saya sering berdoa agar Tuhan segera bantu selesaikan masalah ini. Tapi ya ga ada jawaban pada saat itu. Setiap paginya ya masih sulit, dan orang tua saya harus berusaha utk melunasi hutang2 itu.

Singkat cerita, Tuhan masih pelihara kehidupan saya. Ternyata apa yang saya takutkan tidak terjadi, saya masih bisa kuliah dan lulus dgn cukup baik. Krisis tersebut hanya sementara dan mengajarkan saya untuk hidup lebih mandiri. Sejak kesulitan tsb datang, saya hanya bermimpi suatu saat saya ingin punya rumah sendiri, dan keuangan yang cukup dari hasil kerja saya. Tapi ternyata seiring berjalannya waktu, Tuhan berikan lebih baik. Bukan hanya saya yang lebih baik, tapi keluarga saya juga lebih baik. Dari krisis tersebut kita belajar bahwa planning keuangan itu sangat penting. Seandainya masalah tsb tidak datang, mungkin saya menjadi orang yg secara fisik sudah dewasa, tapi secara mental masih anak2.

Terkadang Tuhan mengirimkan masalah untuk membuat kita lebih baik dimasa depan. Seperti Michael Angelo yang sedang memahat patung Daud yang indah, Tuhan juga sedang membentuk kita dengan pahatan2nya yang tajam tapi itu akan membentuk kita menjadi ciptaannya yang jauh lebih indah dimasa depan. Hidup memang tak seindah yang kita bayangkan, tapi Tuhan menyiapkan masa depan yang jauh lebih indah dari yang kita bayangkan. Hari ini apa yang saya impikan pada saat masa2 sulit semua sudah tercapai, bahkan sudah dilebihkan oleh Tuhan. Kedepannya saya sudah memiliki rencana yang baik, tapi saya yakin Tuhan punya rencana yang jauh lebih indah. Yang perlu saya lakukan hari ini hanyalah melangkah maju kedepan secara konsisten sampai suatu saat saya bertemu dengan rencana Tuhan yang jauh lebih indah.

Semoga sukses dan sehat selalu rekan2 sekalian.

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *