Mengapa Ram Hp Masih Penuh padahal baru saja dilakukan factory reset ? yuk kupas sampe tuntas

Melihat istilah factory reset membuat qolbu saya yakin dan percaya bawah ini adalah divice sejenis smartphone atau tablet, jadi bukan PC atau Laptop.

Sebelumnya mari dipahami dulu mengenai RAM dan Strorage.

SEwaktu sobat membali HP pasti sobat pernah lihat tulisan 4/64GB / 8/128Gb Nah, itu artinya 4Gb RAM dan 64 Storagenya atau 8GB RAM dan 128 Storagenya.

( sensor karena tidak di endorse dan supaya tidak menjadi kabar burung )

Baca Juga :
6+ Cara Menetisasi Blog sebagai Sumber Penghasilan

Seorang Web Developr, Peramban Apa Yang Digunakan Untuk Memprogram Webiste
Cara Membuat Perangkat Lunak Animasi
2D-3D

Bedanya apa sih RAM dan Storage ?

RAM ( Random Acces Memory ), Istilah Memory pada komputer dan sejenisnya ( termasuk smartphone ) merujuk kepada komponen yang dapat ( dan akan ) menyimpan data untuk waktu yang singkat. Dalam sebuah proses komputer akan membutuhkan banyak data yang ahrus di akses dalam waktu singkat, nah data-data ini ditaruh di RAM. Dan RAM adalah memory yang bersifat volatile artinya hanya bekerja ketika ada aliran listrik, sehingga ketika perangkat dimatikan data-data didalamnya akan hilanng.

Storage, Biasanya mungkin sobat kenal istilah HDD, SSD, Flash Disk, Nah mereka adalah contoh dari Storage ini.
Berbeda dengan memory, Storage merujuk kepada komponen yang menyimpan data dalam waktu sangat lama.
Berbeda dengan RAM yangbersifat volatile, storage ini bersifat non-volatile sehingga datamu akan aman tersimpan walaupun komputer atau HP dimatikan.

Storage ini merupakan Rumah bagi OS ( sobat bisanya kenal nama Windows 10, Apple, dan Android ) komputer membaca dan menulis data pada storage ini. Karena itulah kecepatan booting akan dipengaruhi oeleh kecepatan dari storage ini. oleh sebab itulah di era modern kuadrat ini sangat disarankan untuk menggunakan SSD sebagai storage karena kecepatannya yang wuzzzzz wuzzz cepat sekali.

Baca Juga Artikel Lainnya

Analogi Dapur

Anggap storage adalah kulkas dimana kamu menyimpan bahan makanan yang hendak kamu makan atau masak dalam jumlah banyak untuk waktu yang lama.

Anggap saja RAM adalah meja dapur. Bahan-bahan masakan yang akan kamu masak tentunya akan kamu siapkan di meja dapur ini kan, supaya bisa dengan cepat dan mudah untuk diraih.

Nah, tentunya kamu ngak akan menaruh semua bahan makanan dari kulkas ke atas meja dapur kan?

Karena tentunya selain ukuran meja dapur (RAM) yang lebih kecil daripada kulkas(Storage) kamu tidak butuh semua bahan makanan di kulkas sekaligus untuk memasak.

Sama dengan RAM dan storage, kok ngak semua data aja ditaruh di RAM biar aksesnya lebih cepet. Ya karena ukuran RAM itu yg kecil, ngak segede storage/HDD/SSD.

Kembali ke pertanyaan, ketika kamu factory reset yang terjadi adalah HP-mu itu di reset (you dont say ferguso..). Artinya adalah kondisi system HP akan dikembalikan kepada kondisi factoryatau pabrikan, yang secara tidak langsung mengatakan: semua data-data tambahan yang ada di HPmu selain daripada data dari pabrikan akan dihapus oleh sistem. Jadi data-data semacam aplikasi, game, foto dan/atau video (syur?) milikmu akan dihapus oleh sistem.

Ingat tadi RAM dan Storage. Kira-kira dimana dimana data semacam itu disimpan? Yap, betul di Storage. Jadi yang “bersih” dan akan sangat lebih lega (pakai sekali) adalah storage bukan RAM.

Tapi apa bisa sih Factory Reset membantu “membersihkan” RAM? Ya, bisa saja. RAM itu dipakai untuk semua proses yang berjalan pada sistem, termasuk background proses yang tidak kelihatan oleh mata orang awam.

Contohnya adalah Whatsapp, kamu kalau lagi main game masih bisa terima chat di Whatsapp padahal kan ngak lagi buka Whatsapp. Inilah yg namanya background proses. Makin banyak proses semacam ini, akan makin membutuhkan RAM yang buanyaakk.

Nah, ketika kamu melakukan Factory Reset, tentu akan banyak aplikasi yang “hilang” kan?. Hal ini akan membantu RAM lebih lega sampai pada waktunya kamu menginstall banyak aplikasi lagi secara bar-bar di masa depan yang biasanya terjadi hanya beberapa waktu setelah kamu factory reset.


Semoga jawaban ini bisa membantu mencerahkan kamu yang sesat dalam mencari pencerahan yang lebih cerah lagi. Terimakasih sudah membaca

Oh iya, kalau kamu suka tulisan terkait marketplace- Business , Technology, Gadget, Psikologi boleh kunjungi website saya

serbadigitall.cm
techdigitall.com
undangan digital

3 Replies to “Ram HP Masih Penuh Padahal Sudah di ” Factory Reset”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *