Umur produktif pendek. Harus belajar terus, jika tidak belajar 2 atau 3 tahun lebih maka bukan orang IT lagi.

Karena dunia IT terus berkembang, boleh dikata setiap hari ada hal baru. Bahkan jika bidang IT yang kita tekuni bertahun-tahun, ada saja yang tidak tidak diketahui.

Begitu tidak belajar setahun, mungkin sudah tertinggal. Jika tidak belajar lebih dari 3 tahun, maka bukan jadi orang IT lagi.

Anda mungkin masih tau IT secara umum, tapi mungkin akan bekerja di dunia mananajemen, bukan di bagian IT secara teknis


Begitu lulus, mahasiwa IT dapat bekerja dengan mudah, mungkin gajinya tidak besar. Tapi kalau sudah bekerja 1 atau 2 tahun dapat pindah dengan mudah ke perusahaan lain dengan gaji lebih besar, mungkin dua kali lipat.


Lalu diperusahaan baru, belajar lagi, dengan pengalaman 5 tahun, dapat loncat lagi ke perushaan lain, gaji juga dapat naik.

Ketika mencapai pengalaman 10 tahun, maka gaji yang didapat sudah besar, tidak mudah pindah lagi, jarang ada perusahaan yang mencari karyawan dengan gaji lebih besar lagi. Akhir diam di sana, tidak belajar banyak.

Padahal banyak anak muda yang lebih pandai teknologi baru, gajinya lebih murah. Karena gaji terlalu mahal, kemampuan tidak bertambah, perusahaan tidak butuh lagi, akhirnya ditiadakan.

Jadi bagi pekerja IT yang tidak hobby belajar, harus siap-siap belajar pengetahuan lain agar tetap dapat bertahan bahkan bisa mengembangkan karirnya dibidang lain. Jika tidak, profesi IT tidak lama lagi akan selesai.


Bagi yang hobby belajar, hobby dengan dunia IT hal ini bukanlah sisi gelap, tapi sisi terang. Karena terus dapat menikmati hobbynya seumur hidup.

One Reply to “Apa Sisi Kelam Dunia IT”

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *